Friday, November 09, 2012

broken angel


Patah hati ini begitu singkat. Sangat sangat sangat singkat. Sebenarnya ini bukan disebut patah hati. Tapi lebih baik disebut menyerah.

Sudah sering aku berdoa kepada Tuhan agar aku jangan lagi mencintai seseorang yang salah. Jangan lagi berharap pada orang yang salah.


Tapi kenapa dia yang selalu hadir dipikiranku setiap aku berdoa. Setiap malam sebelum tidur, setiap pagi bangun tidur, dan setiap menjalani aktivitas dia selalu muncul. Muncul dalam pikiran, merasuk ke jiwa, bersemayam di hati, dan berakhir dengan air mata.

Patah hati ini begitu singkat. Sesingkat mengakhiri pembicaraan yang baru saja kita mulai. Sesingkat senyum yang kau beri ketika kita bertemu. Sesingkat jarak pandangmu kepadaku.

Bukannya aku selalu berusaha agar aku terlihat ada didepanmu? Agar aku bukan sebagai bayang angin lalu saja. Tapi ceritanya berkata lain. Walau aku ada disekitarmu, aku tetap saja tak ada.


Patah hati ini begitu singkat. Aku mau mengakhirinya saja. Tapi kalau suatu hari nanti, dan yaa aku yakin suatu hari nanti kita akan bersama, aku yakin itu karena disetiap doaku ada namamu selalu kuselipkan.

Patah hati ini tak akan pernah ku sesalkan. Ini selalu membuatku bahagia. Air mata yang jatuh diakhiri senyuman. Patah hati singkat ini juga akan diakhiri dengan bahagia.


No comments:

Post a Comment